
DOPING
Doping sering digunakan terutama oleh altet-atlet untuk meningkatkan performa. Dalam penggunaannya, doping dibagi menjadi 2 kategori besar yaitu:
1. doping yang dipakai pada saat dan sebelum kompetisi
Terdiri dari :
Anabolic Androgenic Steroids (AAS)
Mekanisme : meningkatkan efek anabolic seperti meningkatkan kekuatan dan massa otot. Doping jenis ini digunakan atlet untuk meningkatkan massa oto dalam waktu singkat
Contoh : steroid (drostanolone, metenolone, nandralone dan oxandrolone); steroid endogen (dehydroepiandrosterone (DHEA) dan testosterone); steroid lain (clenbuterol, tibolone [Livial], zeranol, zilpaterol)
Hormon
Mekanisme : Hormon digunakan untuk stimulasi fingsi tubuh, seperti pertumbuhan, kelakuan, sensitivitas terhadap rasa sakit. Hormon digunakan atlet untuk meningkatkan pertumbuhan dan kekuatan otot serta menigkatkan produksi sel darah merah untuk meningkatkan suply oksigen
Contoh : erythropoietin (EPO), human growth hormones, insulin, corticotrophins, luteinizing hormone(LH), human chorionic gonadotrophin (hCG), ACTH.
Agonis Beta 2
Mekanisme : Beta 2 biasa digunakan untuk obat asma dengan merelaksasi otot bronkus sehingga udara yang masuk meningkat. Keuntungan Beta 2 adalah sebagai stimulant dan bila dimasukkan ke peredaran darah memiliki efek seperti steroid anabolik. Beta 2 digunakan atlet untuk meningkatkan ukuran otot dan mengurangi lemak
Contoh : salmeterol, salbutamol, terbutaline, formoterol, bambuterol, reproterol.
Agent dengan aktivitas anti-estrogen
Mekanisme obat yang menghambat efek estrogen akan memberikan negatif feed back bagi hipotalamus untuk melepaskan GnRh. Doping ini digunakan untuk mengurangi efek anabolik steroid seperti gynaecomastia dan meningkatkan produksi testosteron
Contoh : clomiphene, cyclofenil, finasteride [Proscar]. raloxoifine [Evista], tamoxifen
Diuretik
Mekanisme : meningkatkan produksi urin sehingga mengurangi berat badan dan menutupi penggunaan doping karena dikeluarkan melalui urin
Contoh : epitestosterone, dextran, diuretics, probenecid
Suplemen nutrisi
Mekanisme : menyediakan ATP (energi) bagi otot. Digunakan atlet untuk meningkatkan daya tahan dan kekuatan
Contoh : asam amino, L-karnitrin, kreatin, gliserol, piruvat
2. obat yang digunakan hanya saat kompetisi
· Stimulan
Mekanisme : Stimulan merupakan obat yang membooster kewaspaan dan aktivitas fisik melalui meningkatkan detak jantung dan pernafasan serta fungsi otak (mempengaruhi sistem saraf sehingga menstimulasi mental dan fisik tubuh). Stimulan digunakan atlet untuk mengurasi rasa lelah, meningkatkan kewaspadaan mental, konsentrasi, kecepatan, tenaga, daya tahan, konsentrasi
Contoh : kafein, adrafinil, cocaine, modafinil, pemoline,selegiline, adrenaline, methylphenidate [Ritalin].
Analgesik golongan narkotik
Mekanisme : Analgesik narkotik digunakan biasa digunakan utnuk mengurangi rasa sakit menekan pusat rasa sakit di otak. Obat ini digunakan atlet untuk mengurasi rasa sakit bila terjadi cedera, mengurangi rasa gelisah, juga digunakan agar atlet dapat berlatih lebih keras dan lama
Contoh : buprenorphine, dextromoramide, heroin, morphine, pethidine
Kanabinoid
Mekanisme : kanabinoid berasal dari tanaman ganja yang menimbulkan rasa relaks. Kanabinoid digunakan atlet untuk meningkatkan pemulihan setelah olah raga
Contoh : hashish, hashish oil, marijuana
Glukokortikosteroid
Mekanisme : Glukokortikoid secara umum digunakan sebagai obat antiinflamasi dan mengurangi rasa sakit, biasa digunakan sebagai obat asma, demam, inflamasi jaringan, reumatoid artritis. Glukokortikoid digunakan atlet untuk menghasilkan perasaan euphoria dan mengurangi rasa sakit saat cedera
Contoh : dexamethasone, fluticasone, prednisone,triamcinolone acetonide.
Penggunaan doping telah dilarang karena dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan tubuh dan tentunya dapat menyebabkan kematian. Pengunaan doping juga merupakan salah satu bentuk kecurangan dalam kompetisi. Lebih baik kalah dengan jujur daripada menang karena curang bukan?
TIWI
Sumber : http://209.85.175.104/search?q=cache:T87ciE77164J:www.irishsportscouncil.ie/GetAttachment.aspx%3Fid%3D95706b4f-2bbf-47e1-b88d-6cdfc7187505+drugs+and+doping+in+sports&hl=id&ct=clnk&cd=9&gl=id
http://cmetracker.net/UVA/9835.pdf.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar