
Pandangan Salah terhadap Coklat
Kata coklat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Menurut kepercayaan suku Maya, coklat adalah makanan para dewa. Rasa asli biji coklat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid. Biji coklat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan.
Anggapan yang salah mengenai coklat :
Kata coklat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Menurut kepercayaan suku Maya, coklat adalah makanan para dewa. Rasa asli biji coklat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid. Biji coklat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan.
Anggapan yang salah mengenai coklat :
Coklat menyebabkan jerawat
Ensiklopedia Dermatologi menjelaskan bahwa tidak ada kaitan coklat dengan jerawat Jerawat timbula prtambahan hormon menyebabkan kelenjar mengeluarkan sebum, yang mengalir ke permukaan kulit .Jika pengalirannya tersekat, sebum terkumpul lalu membentuk jerawat.
Coklat menggemukkan
Sebenarnya, tidak ada makanan tertentu yang menggemukkan. Yang menentukan berat badan seseorang ialah jumlah dimakan. Lagipula, Sepertiga lemak yang terdapat dalam coklat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Asam oleat ini baik bagi kesehatan jantung
Sebenarnya, tidak ada makanan tertentu yang menggemukkan. Yang menentukan berat badan seseorang ialah jumlah dimakan. Lagipula, Sepertiga lemak yang terdapat dalam coklat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Asam oleat ini baik bagi kesehatan jantung
Pengidap diabetes tidak boleh makan coklat
Persatuan Diabetes Britain, Persatuan Dietitik Amerika dan Persatuan Diabetes Malaysia kini menyatakan pengambilan gula dalam jumlah terkontrol dapat diterima
Coklat menyebabkan karies gigi
Pengikisan pada ednamel gigi dikarenakan asam yang dihasilkan dari pemecahan karbohidrat makanan di mulut. Penelitian menunjukkan bahwa walaupun pengambilan gula meningkat karies dapat menurun bila kebersihan mulut tetap dijaga. Selain itu, tanin pada coklat membantu mencegah karies dengan mengurangi pertumbuhan plak.
Coklat menyebabkan penyakit jantung
Dalam kasus sakit jantung, coklat juga sering dipersalahkan. Justru, coklat mengandung polifenol yang mampu menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker
Coklat dapat menyebabkan ketagihan
Coklat tidak menyebabkan ketagihan tetapi bagi sebagian orang coklat mungkin menyebabkan kerinduan untuk mengkonsumsinya kembali, yang disebut chocolate craving. Hal ini dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine, substansi mirip amphetanine, yang dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang dan perbaikan suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta (hati berbunga)
Selain itu, coklat juga mengandung katekin suatu antioksidan yang berfungsi mencegah penuaan dini. Katekin juga dijumpai pada teh meski jumlahnya tidak setinggi pada coklat. Orang tua jaman dahulu sering mempraktekkan cuci muka dengan air teh karena dapat membuat kulit muka bercahaya dan awet muda. Seandainya mereka tahu bahwa coklat mengandung katekin lebih tinggi daripada teh, mungkin mereka akan menganjurkan mandi lulur dengan coklat.
Coklat juga mengandung theobromine dan kafein. Kedua substansi ini telah dikenal memberikan efek terjaga bagi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu ketika kita terkantuk-kantuk, makan coklat cukup manjur untuk membuat kita bergairah kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar