Senin, 01 September 2008



Sports Drink

Berkeringat merupakan salah satu upaya tubuh untuk mempertahankan suhu tubuh tetap 37oC dan menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan elektrolit-elektrolit (mineral seperti klorida, kalsium, magnesium, natrium, kalium). Jika tidak tidak ditangani, kehilangan cairan tubuh dapat mengacu ke dehidrasi dan kolaps. Elektrolit dalam tubuh berfungsi sebagai : mineral-mineral penting yang dibutuhkan tubuh, mengatur osmosis air antara bagian tubuh, dan menjaga keseimbangan asam basa yang diperlukan untuk aktivitas selular normal.

Untuk mengembalikan cairan tubuh yang keluar dari tubuh (rehidrasi) diperlukan cairan dari luar. Ada 2 faktor yang mempengaruhi kecepatan cairan dari minuman masuk ke dalam tubuh, yaitu :kecepatan pengosongan lambung dan laju absorpsi usus halus. Semakin tinggi kadar karbohidrat dalam suatu minuman maka kemampuan pengosongan lambung akan semakin lambat. Minuman isotonik dengan kadar karbohidrat 6-8 % dikosongkan oleh lambung dengan kecepatan yang hampir sama dengan air. Elektrolit, terutama Natrium dan Kalium, dalam minuman akan mengurangi pengeluaran urine,mempercepat pengosongan lambung dan meningkatkan absorpsi di usus dan penahanan cairan tubuh.

Air biasa yang kita minum tidak mengandung karbohidrat dan elektrolit. Air menstimulasi penge;uaran urine sehingga cairan tubuh tidak tertahan secara efisien. Ada 3 jenis minuman berolahraga (Sports Drinks), yaitu:
isotonik : mengandung elektrolit dan karbohidrqat 6-8 %, osmolalitas sama dengan darah
hipotonik : mengandung elektrolit dan karbohidrat dalam jumlah kecil, osmolalitas lebih kecil dari darah
hipertonik : mengandung elektrolit dan karbohidrat dalam jumlah tinggi, osmolalitas lebih tinggi dari darah
Osmolalitas : ukuran jumlah partikel dalam larutan. Osmolalitas darah adalah 280-330 mos/kg.
Penggunaan :
1. isotonik : paling banyak digunakan oleh altet terutama lari jarak jauh dan menengah atau olah raga beregu karena dapat menggantikan kehilangan cairan tubuh dengan cepat dan menyediakan karbohidrat sebagai energi.
2. Hipotonik : menggantikan kehilangan cairan tubuh melalui keringat, digunakan untuk atlet yang membutuhkan cairan tanpa suplai karbohidrat
3. hipertonik : digunakan sebagai suplemen karbohidrat harian yang digunakan secara normal setelah berolahraga untuk meningkatkan penyimpanan glikogen di otot. Dalam olah raga yang memerlukan energi sangat tinggi, minumman hipertonik dapat digunakan dan dikonjugasikan dengan minuman isotonik untuk menggantikan cairan.
Cara membuat :
1. minuman isotonik – 2oo ml orange squash ( ekstrak jeruk pekat), 1 litert air, dan 1 g garam, dicampur menjadi satu
2. minuman hipertonik – 400 ml orange squash ( ekstrak jeruk pekat), 1 litert air, dan 1 g garam, dicampur menjadi satu
3. minuman hipotonik - 1oo ml orange squash ( ekstrak jeruk pekat), 1 litert air, dan 1 g garam, dicampur menjadi satu

Tiwi

Sumber : http://www.footy4kids.co.uk/sports_drink.htm


Tidak ada komentar: