Jumat, 12 September 2008


Tomat Si "Apel Cinta" Kaya Manfaat!



Sapa sih yang ga tau tomat? Jangan menganggap remeh buah yang satu ini ya. Seorang remaja yang mempunyai masalah degan jerawat menahun yang tak kunjung hilang menggunakan tomat yang telah masak dipotong-potong lalu digosokkan secara perlahan pada wajah yang berjerawat. Setiap hari ia rajin melakukan perawatan dengan cara tersebut. Sebulan kemudian, akunya, wajahnya sudah bebas dari jerawat. Ternyata, kandungan tomatine pada tomat berkhasiat anti-radang. Tomat juga mengandung karoten dan vitamin C yang berkhasiat sebagai antioksidan. Sementara asam sitratnya juga mengangkat kotoran dan lemak pada wajah berjerawat.



Khasiat yang paling penting dari tomat, yaitu memulihkan fungsi lever. Ketika bulan November 1834 di ruang kuliah fakultas, dengan suara lantang Dr. John Cook Bennet, Dekan Fakultas Kedokteran Willoughby University di Ohio berkata, "Tomat bisa mengobati diare, serangan empedu, dyspepsia (gangguan pencernaan), dan mencegah kolera." Yang lebih dahsyat, Bennet menyatakan, minum jus tomat mampu memulihkan fungsi lever. Pendapat itu kemudian didukung ilmuwan Yumi Tohuoka melalui penelitiannya 120 tahun kemudian dan dipublikasikan alam laporan TheTohoku Journal of Experimental Medicine terbitan Tohoku University di Jepang. Demikian pula pendapat John Heinerman, seorang peneliti medis yang bekerja sama dengan tabib.



Bukan itu aja, tomat juga memiliki kaya akan garam mineral. Mineral-mineral itulah yang merangsang aliran air liur, sehingga menambah rasa lapar sekaligus memungkinkan makanan dicerna lebih baik. Jadi, mengonsumsi tomat dapat meningkatkan nafsu makan.



Jika keseleo, jangan khawatir, sembuhkan saja dengan ramuan tomat. Caranya, blenderlah tomat, lalu campur sarinya dengan minyak wijen, dengan perbandingan 1 : 1. Panaskan hingga tinggal minyaknya saja. Setelah itu gunakan minyaknya untuk memijat sendi-sendi yang keseleo. Bisul pun dapat diatasi dengan tomat. Caranya, panaskan seluruh daging dan biji. Lalu taruh di atas bisul. Biasanya, bisul itu pecah tak lama kemudian, sekaligus sembuh.



Khususnya bagi pria, tomat terbukti dapat menurunkan resiko kanker prostat yang merupakan penyebab kematian kedua pada pria di Amerika Serikat. Dari penelitian di Universitas Illinois, Chicago, Amerika Serikat, terungkap, pria yang banyak mengonsumsi tomat berisiko rendah terkena kanker prostat. Penelitian ini dilakukan terhadap 32 pria yang menderita kanker prostat pada stadium dini. Sebelum pembedahan, para peneliti memeriksa darah mereka, lalu masing-masing diberi hidangan pasta yang mengandung tomat selama tiga minggu. Setelah tiga minggu, jumlah oksidan di dalam darah berkurang dan kerusakan prostat juga berkurang. Kadar lycopene di dalam darah meningkat, begitu juga pada kelenjar prostat. Yang paling penting, kadar PSA (Prostate Specific Antigen), petanda kanker prostat, juga menurun



Nah uda tau kan keajaiban tomat? Daripada kita nyemil gorengan yang ga sehat apalagi biasanya digoreng dengan minyak bekas resto2 lebih baik nyemil tomat. Sehari satu buah uda cukup koq uda dapat antioksidan, vitaminc, dll seperti yang uda disebutin di atas. Soal harga tenang aja, cuma Rp 2000 sekilonya.


Tidak ada komentar: